LCL OR FCL, MANA YANG LEBIH EFISIEN ???

LCL OR FCL, MANA YANG LEBIH EFISIEN ???

Jika berbicara tentang pengiriman barang ekspor dan impor, tentu kita akan berfikir barang tersebut dalam jumlah yang banyak setidaknya dalam satu container atau yang biasa disebut FCL. Namun ternyata kita tetap bisa ekspor dan impor barang dengan jumlah sedikit. Bagaimana bisa? Tentu dengan pilihan yang biasa disebut LCL dalam bidang ekspor dan impor.  LCL adalah muatan container lebih sedikit (Less than container load). Dengan kata lain, anda tidak perlu menyewa satu container untuk ekspor atau impor barang anda karena dalam bidang ini, biaya penggunaan container dihitung berdasarkan volume carton dan berat kargo yang diterima. Pasti anda bertanya-tanya bagaiman bisa mengirim barang baik ekspor atau impor tanpa perlu menyewa satu container? Itu karena pengiriman LCL dilakukan secara kolektif jadi di dalamnya terdapat berbagai barang dari berbagai pemilik.

Prosedur pengiriman LCL dilakukan dengan proses stuffing barang dari berbagai pengirim ke gudang untuk nanti diteruskan ke pelabuhan tujuan. Setelah sampai dipelabuhan tujuan, barang akan melewati proses stripping dan customs clearance terlebih dahulu kemudian barang bisa diteruskan ke penerima atau consignee.

Keunggulan dan Kekurangan LCL

Setiap layanan pasti ada kekurangan dan kelebihannya. Kali ini mari kita bahas tentang keunggulan dari LCL terlebih dahulu.

Seperti yang anda ketahui sebelumnya bahwa Layanan LCL tidak perlu menyewa satu container penuh untuk ekspor atau impor barang sehingga tidak perlu khawatir jika jumlah barang yang akan dikirim dalam jumlah sedikit dan biaya pengiriman yang dikeluarkan pun lebih hemat.

Sedangkan untuk kekurangannya sendiri, pengiriman barang dengan menggunakan layanan LCL akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama jika dibandingkan dengan FCL karena container akan berangkat jika sudah penuh. Selain itu karena pengirimannya digabung dengan barang milik penerima lain, besar kemungkinan barang bisa tertukar atau mungkin rusak. Maka dari itu, diperlukan packaging yang kuat serta marking code di setiap kartonnya agar tidak tertukar dengan barang milik penerima lain.

Jadi mana yang lebih efisien ??

Kembali lagi pada kebutuhan anda dalam pengiriman barang, jika barang yang dikirimkan volumenya kecil (kurang dari 15 CBM), lebih baik menggunakan LCL namun anda juga harus mempertimbangkan kecepatan waktu karena seperti yang kita ketahui sebelumnya, barang LCL lebih membutuhkan waktu yang lama daripada FCL.

Jadi, sudah bisa menentukan mau menggunakan layanan FCL atau LCL?

Apapun kebutuhan dan pilihan anda kami siap membantu mengirim barang kiriman anda hingga sampai di tangan anda dengan selamat.